Menyelesaikan Pekerjaan di Saat Sedang Sakit

 

Hari ini jam 05.00 aku sudah bangun tidur karena ada order dari customer yang harus segera  aku selesaikan. Sebenarnya sih aku udah berjanji untuk menyelesaikan order itu di hari kemarin sore atau kemarin malam. Karena sakitku belum sembuh, ya udah aku kirim pesan wa ke customer, mengabarkan kalau aku lagi tidak fit, jadi aku berusaha untuk menyelesaikannya di hari besoknya.

Langsung kubuka dan kunyalakan laptop, sambil menahan sakit, aku membaca dan memahami teks yang ada. Tugas yang aku dapat ini lumayan bikin pusing kepala, entah aku yang sedang sakit atau emang teksnya yang terlalu sulit. Entahlah. Jam menunjukkan pukul 07.00 dan sayang sekali belum selesai pekerjaanku ini. Kepala Ayah tiba-tiba nongol dari balik pintu, lalu berkata,”Ayah mau ke acara kondangan dulu ya Le. Nanti kalau ada sales Garuda datang, pesan 3 dus Gerry Chocolatos rasa keju, dan 1 Pak susu Chlevo.”  Dengan nada agak berat aku meresponnya,”Iya, yah.”

Iya di rumahku ada toko, kebetulan di rumah hanya ada aku dan Ayah, kalau Ayah lagi ada kepentingan di rumah, otomatis aku yang jaga toko. Kali ini aku udah berpikir dua ratus kali, bakalan repot diriku: masih harus menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai ditambah melayani pembeli di toko. Padahal tugasku yang satu ini memerlukan konsentrasi tinggi agar mendapatkan hasil yang optimal.

Ruang kerjaku menjadi satu dengan kamar tidur. Laptop, printer, dan buku-buku ada di dalam kamar tidur. Baru beberapa menit meneruskan pekerjaan, tiba-tiba ada pembeli memanggil-manggil, lalu aku beranjak meninggalkan pekerjaan untuk melayani pembeli. Setelah selesai melayani pembeli, aku kembali lagi meneruskan pekerjaan, namun beberapa menit kemudian datanglah pembeli berikutnya, dan seterusnya seperti itu. Capek dan lelah aku. Ya beginilah nasib anak tunggal, apa-apa aku kerjakan sendiri. Agar tidak capek mondar-mandir dari kamar tidur ke toko, laptop aku pindah ke toko. Aku mengerjakan tugas di toko sambil melayani pembeli-pembeli berikutnya. Tidak terasa hari semakin siang, aku belum mandi, berkeringat, masih proses penyelesaian tugas. Sekitar jam 11.00 Ayah sudah pulang, dan Alhamdulillah aku bisa lebih fokus ke tugas ku.  Jam 11.15 pekerjaanku sudah selesai, lalu aku kirim pesan wa ke customer-melaporkan orderanya udah saya selesaikan, lalu aku kirimkan file hasil tugas tersebut.

Tenang rasanya tugas sudah berhasil aku selesaikan. Satu Amanah telah aku tuntaskan. Selanjutnya aku mandi, terus menulis blog ini.


Bumi yang Indah, 31 Oktober 2020

Eko Wahyudi

0 comments:

Post a Comment