Menulis dengan Benar


 Menulis: Langkah demi Langkah 

Jawaban ujian dan pesan telepon. Catatan dan buku harian atau jurnal. Daftar dan surat. Makalah dan laporan. 

Suka nggak suka, ada saatnya kamu harus menulis. Sebagian SMP atau SMA mengharuskan banyak menulis. Di saat kuliah, beban tulisanmu hanya akan terus bertambah, bukannya berkurang. Jadi, paling bagusnya sih, kamu mempelajari dasar-dasarnya sekarang. 

Gambarkan setiap tugas menulis seperti anak tangga. Setiap anak tangga yang kamu injak membawa kamu semakin dekat ke peneyelesaian tugas. 

  1. Pikirkan dan rencanakan tulisanmu 
  2. Tuliskan sesuatu di atas kertas 
  3. Periksa dan perbaiki tulisanmu 
  4. Periksa kalau ada kesalahan pengejaan, tanda baca, dan tata bahasa

Mulai Menulis

Tentukan Topik 

  1. Apa yang kamu ingin pelajari lebih jauh? 
  2. Sanggup nggak kamu mencari informasi tentang itu? 
  3. Topik kamu ini sesuai nggak dengan tugas dari guru? 
Kalau kamu mengambil topik yang betul-betul ingin kamu pelajari, kamu mungkin bisa menyesuaiakn dengan persyaratan guru kamu. Guru kamu mungkin lebih fleksibel kalau kamu menunjukkan bahwa kamu benar-benar kukuh dengan topikmu. 
Tips khusus: Spesifiklah. Makalah tentang "Membangun Igloo?" lebih gampang ditulis daripada "Sejarah Dunia Sejak Dulu Hingga Sekarang". 

Tetapkan Tujuan

Kenapa kamu menulis? "Disuruh Ibu Guru" mungkin jawaban sebenarnya, tapi tidak cukup. Gantinya, coba salah satu di bawah ini: 
  1. untuk menjelakan 
  2. untuk menggambarkan 
  3. untuk bercerita
  4. untuk menghibur
  5. untuk mengungkapkan perasaanku 
  6. untuk meyakinkan orang 
Ini akan memberi arah pada tulisanmu. Kalau kamu mengetahui ke mana arahmu, kamu lebih mungkin sampai di sana. 

Tentukan Bentuk Tulisan

Berbentuk apa tulisanmu: esai, cerita, puisi, surat, laporan, atau bentuk lainnya? Apakah gurumu memberi perintah spesifik atau kamu boleh memilih sendiri? Tanyakan kalau kamu nggak yakin. 

Adakalanya cerita ingin berubah menjadi puisi. Kadang esai ingin berubah menjadi cerita. Cari tahu apakah kamu boleh bersikap luwes. 

Kenali Sasaran Kamu

Kalau kamu menulis naskah TV untuk remaja, kamu bisa memakai singkatan dan bahasa gaul masa kini. Kalau kamu menulis surat untuk editor surat kabar kotamu, kamu harus lebih resmi. Kepada atau untuk siapa tulisanmu? Siapa pembacamu? Orang tua, guru, teman, atau pembaca mading sekolah? Ingat-ingat  sasaran kamu ini saat kamu menulis. Ini akan menolong kamu memilih kata yang tepat, tingkat kerumitan kalimat, dan penekanan. Kamu akan terbantu pula memutuskan gaya dan nada kamu. 

Bagaimana Kalau Kamu Nggak Suka Menulis?

  1. Pastikan bahwa topik yang kamu pilih menarik buatmu. Kalau nggak amat menarik, setidaknya agak menarik. Buka pikiranmu. Mungkin topik itu akan semakin menarik kalau kamu kasih kesempatan. 
  2. Jangan menunda-nunda. Kamu toh masih tetap harus menulis makalah walaupun kamu menunggu sampai waktunya tinggal sehari lagi. 
  3. Kalau kamu punya komputer (atau akses pada komputermu), gunakan untuk menulis makalahmu. 
  4. Canangkan tujuan dan rencanakan untuk memberi penghargaan buat diri kamu sendiri kalau kamu berhasil mencapai tujuan itu. Misalnya, "Kalau aku sudah menyelesaikan draft kasarku, aku akan nonton Drama Korea". 
  5. Cobalah menulis bebas, yang dijabarkan di bawah ini. 
  6. Cobalah menerjang kebuntuan menulis. 
  • Salin beberapa paragraf atau halaman dari buku kesukaanmu. 
  • Tiru gaya penulis favoritmu.
  • Berusalah menulis dengan gaya yang baru bagimu. Bagaimana dengan kisah petualangan? Cerita fiksi ilmiah fantasi? Kisah percintaan? Misteri? Coba cara-cara baru. Kamu mungkin menemukan bakat baru dalam menulis. 
  • Bikin gambar kendala menulismu. Gunakan imajinasimu. Nggak masalah apa yang kamu gambar, yang penting kamu menggambar. Kegiatan menggambar itu bikin "kedua belah otak" kamu bekerja dan merangsang pikiran kreatif. 

Pemanasan Sebelum Menulis

Begitu kamu sudah memperoleh topik, pakai strategi di bawah ini untuk menyalakan mesin otakmu. 
  1. Baca sesuatu tentang topik yang kamu pilih. 
  2. Bicarakan topik tersebut dengan orang lain/ 
  3. Curahkan ide topik kamu. Dengan cepat, tuliskan sebanyak mungkin gagasan yang muncul yang berkaitan dengan topik itu. Nggak perlu berhenti untuk mempertimbangkan bagus nggaknya gagasan kamu. Keluarkan kreativitas kamu-keluarkan kegilaan kamu! 
  4. Tulis bebas di atas kertas tentang topik kamu, beri waktu lima menit untuk menulis segala sesuatu yang mamir di otakmu. Jangan biarkan bolpin kamu meninggalkan kertas. Kalau kamu nggak bisa memikirkan apa lagi yang  bisa ditulis, tulis saja "Aku ngga bisa mikir apa-apa" berulang-ulang, sampai kamu bisa dan kamu bakalan bisa. Menulis bebas, membebaskan kekuatan mental kamu. 
  5. Tulis bebas di komputer. Gelapkan layarnya supaya kamu ngga bisa membaca atau menilai apa yang kamu tulis. Kalau sudah selesai, lihat hasilnya. Kamu mungkin menemukan satu-dua gagasan cemerlang. 

0 comments:

Post a Comment