Cara Menjadi Pembaca Kritis


Bagaimanakah seorang pembaca kritis itu? 

Pembaca yang bertanggung jawab tidak hanya membaca apa saja yang tertulis. Mereka nggak hanya memahami apa yang mereka baca. Mereka juga membuat penilaian pribadi tentang pesan dan gagasan si pengarang. Merekalah pembaca kritis. 

Membaca dengan kritis bukan berarti mencari-cari kesalahan. Membaca dengan kritis itu termasuk mempelajari apa yang disampaikan, bagaimana penyampainnya, dan siapa yang menyampaikan. Termasuk juga membandingkan apa yang kamu baca dengan apa yang kamu ketahui. Katakanlah kamu sudah pakar tentang Tyrannosaurus Rex alias T-Rex. Kamu sudah baca tentang dinosaurus favoritmu ini sejak umur enam tahun. Sekarang beredar buku baru tentang T-Rex: The Total Truth! Karena kamu menguasai banget topik ini, kamu bisa menjadi penilai yang baik apakah buku ini patut dibaca atau nggak. 

Langkah-Langkah Membaca Kritis 

Cobalah teknik membaca kritis ini pada kolom opini surat kabar atau artikel majalah yag kontroversial. 

  • Baca bagian itu dari awal sampai akhir. Secara umum apa inti pemikiran dari pesan si pengarang. 
  • Temukan bukti kelayakan si penulis untuk bicara tentang topik ini. Apakah dia seorang pakar? Bagaimana kamu mengetahuinya? 
  • Kalau mungkin, cari tahu siapa yang membayar si penulis untuk membuat tulisan itu. Apakah dia bekerja untuk sebuah surat kabar, kelompok yang punya kepentingan tertentu, atau pemerintah? Apa bedanya? Kamu yang memtuskan. 
  • Menurut kamu apa alasan atau tujuan si penulis bikin tulisan itu? 
  • Kenali tiga atau empat pendapat yang disajikan dalam tulisan itu. 
  • Jawab sendiri pertanyaan ini: Apakah si penulis memaparkan masalah dari kedua sisi secara berimbang? Atau apakah dia tampaknya condong ke satu sisi tertentu?
  • Temukan kata yang digunakan si penulis yang bisa membuat kamu terlibat sercara emosional dengan masalah itu. 
  • Putuskan apakah kamu sepakat atau tidak sepakat dengan si penulis. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan keputusan kamu.  

0 comments:

Post a Comment