Penuhi Hidup Kita dengan Kasih Sayang




Saya tidak pernah menjumpai orang yang tidak menginginkan hidupnya dipenuhi dengan cinta. Untuk membuat hal itu terjadi, maka diri kita sendiri harus mengupayakan. Daripada menunggu orang lain memberikan "kasih sayang" yang kita dambakan, lebih baik kita yang menjadi visi dan sumber kasih tersebut. Kita harus mengisi hidup kita dengan kasih sayang dan kebaikan untuk memberi teladan bagi orang lain sehingga mereka pun akan mengikuti jejak kita.

Ada pepeatah yang mengatakan,"Jarak terdekat antara dua titik adalah perhatian." Ini berlaku berkenaan dengan hidup yang penuh dengan kasih sayang. Titik atau landasan awal suatu kehidupan yang penuh dengan kasih sayang adalah keinginan dan komitmen untuk menjadi sumbet kasih sayang. Sikap, pilihan, tindakan kebaikan, dan kerelaan kita untuk menjadi orang yang lebih dahulu menghampiri akan membawa kita menuju tujuan ini.

Lain kali jika Anda merasa frustrasi karena kurangnya kasih dalam kehidupan Anda, cobalah diri Anda untuk menjadi sumber kasih yang lebih besar. Munculkan pikiran-pikiran positif penuh  kasih bagi Anda diri sendiri dan orang lain, perluaslah pikiran-pikiran kasih sayang ini kepada orang lain di sekitar Anda-bahkan kepada orang yang Anda pikir tidak menginginkannya.

Dengan membuka hati terhadap kasih sayang yang lebih besar, dan dengan menjadikan diri sendiri sebagai sumber kasih sebagai prioritas utama, maka kita akan mengambil langkah penting dalam mendapatkan kasih sayang yang kita inginkan. Kita juga akan menemukan sesuatu yang lebih istimewa. Semakin banyak kasih sayang yang kita berikan, semakin banyak pula kasih yang akan kita peroleh. Jika kita lebih menekankan untuk menjadi orang yang penuh dengan kasih, yang berarti kita dapat mengendalikannya-kita akan menemukan bahwa kita memiliki banyak kasih sayang dalam hidup ini. Segera kita akan menemukan salah satu rahasia terbesar di dunia ini: cinta itu sendirilah balasannya.

0 comments:

Post a Comment